Opinion About : Agent of change
Agent of change
Kampus adalah wadah untuk mahasiswa membuka
pikiran terhadap dunia, dan Indonesia. Sehingga mahasiswa dapat dikatan sebagai
agen perubahan atas dasar keilmuan yang dimilikinya. Namun saat ini mahasiswa
terlalu lama dan bungkam hanya mencari gelar dan eksistensi belaka, oleh karena
itu dibutuhkan sumber pikiran yang relevan dengan kondisi Indonesia saat ini,
mahasiswa menjadi penyampai aspirasi masyarakat, rakyat Indonesia, bukan
golongan atau kelompok tertentu.
Memiliki pandangan yang luas,
terbuka dan tajam adalah jati diri mahasiswa yang sesungguhnya, jika menengok
ke atas itera adalah kampus baru yang belum dikenal luas oleh semua kalangan
rakyat, menjadi dikenal adalah tujuan kita bersama, dikenal dengan bukti
prestasi bukan dengan muka sensasi.
Kata “mulailah dari diri sendiri”
itu adalah dasar membangun yang sesugguhnya, melalui diri sendiri kita dapat
mengeksplor apa potensi dan kekurangan masing-masing individu kita. Begitu pula
yang harus dilakukan oleh mahasiswa itera, memulai perubahan diri sendiri yang
diimplementasikan langsung ke daerah kampus itu berdiri.
Basic teknologi yang diterapkan oleh
institut teknologi sumatera harusnya menjadi ladang bagi para pemerintah untuk
bisa memajukan Indonesia, jutaan ide inovatif yang terlontar dari pikiran kami
harus di tindak lanjuti dan di
fasilitasi untuk kemajuan negeri.
Seperti yang saya jabarkan diatas
basic kampus yang berteknologi harus bisa menjadi langkah nyatanya perubahan di
Lampung.
Potensi daerah yang belum terkelola
secara sustainable development hanya akan menimbulkan sia-sia belakang yang
berujung pada kerugian, dan disinilah peran mahasiswa itera yang harus terlibat
dalam pengembangan pembangunan daerah.
Dua hal yang harus menjadi pencapian
untuk mewujudkan kampus yang dapat bersaing dengan kampus lain adalah yang
pertama prestasi dan yang kedua adalah
bakti dan bukti.
Mengapa prestasi menjadi bagian awal
dari langkah konkret yang perlu diambil. Prestasi akademik dan non-akademik
harus berjalan secara balance sehingga dapat terwujudnya tujuan bersama.
Melalui prestasi seseorang dapat diukur kesanggupan dirinya dalam menghadapi
setiap problem nyata di masyarakat, tidak dengan koar-koar dengan menyerukan
suara rakyat yang berujung pada perpecahan, tapi dengan dasar intelegen yang
sempurna mahasiswa memberikan solusi atas hal yang terjadi. Intulah mengapa
pentingnya prestasi untuk menjadi mahasiswa yang luas, terbuka dan tajam. Raih
akademik terbaik dan ikut berorganisasi adalah langkah nyata yang digunakan
untuk point pertama, jadilah smart generation itera.
Yang kedua adalah bakti dan bukti,
keterkaitan kedua hal tersebut yaitu digunakan dalam pembuktian kampus itera
dapat bersaing dengan kampus lain, misal saja dalam hal membantu pemerintah perluasan
akses pendidikan daerah 3T (Terluar, Tertinggal dan Terdalam) di lampung dan
dilakukan secara sustainable maka mahasiswa sudah berperan aktif dalam
pengabdian masyarakat, bukan menjadi mahasiswa yang jenius dalam akademik namun
juga dapat menjadi bagian agen of change lampung.
Dari kedua hal tersebut dapat kita
simpulkan bahwa menjadi mahasiwa adalah pilihan kita untuk menanggung beban
yang berat karna mewakili suara rakyat. Menjadi agen perubahan itu nyata harus
dilakukan oleh mahasiswa itera, bukan hanya sekedar gelar yang dicapai tetapi
membuka lapangan pekerjaan dan memberdayakan masyarakat dalam hal ekonomi,
bisnis, social dan budaya itu penting.
menjadi mahasiswa yang terintegrasi
dengan lingkungan social sehingga mampu memahami isu-isu yang ada dengan
menyumbangkan solusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Capailah prestasi dan lakukan bakti &
bukti. Salam perubahan, salam revolusi mental dari mahasiswa.

Komentar
Posting Komentar